Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan

WARGA KERTOSARI ANTUSIAS IKUTI DONOR DARAH PMI LUMAJANG

Kertosari - Warga Kertosari antusias mengikuti kegiatan Bakti Sosial Donor Darah. Kegiatan ini di laksanakan dan difasilitasi oleh PMI Kabupaten Lumajang. Jumat (13/03/20)
Foto : Dok. Kim Desa Kertosari

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kertosari tersebut di hadiri oleh perangkat desa, ibu PKK, Kader PKK, bapak dan Ibu Guru TK, SD dan SMP, Polsek Pasrujambe dan warga masyarakat Kertosari dan sekitarnya.
Foto : Dok. Kim Desa Kertosari

Kegiatan Bakti Sosial Donor Darah tersebut dimulai pukul 08.00 Wib dan di ikuti oleh 28 pendonor. Alhamdulillah dari 28 pendaftar donor semua dinyatakan layak untuk diambil darahnya. Sebagian besar yang daftar adalah pendonor yang sudah donor dan terdaftar dalam kegiatan donor darah sebelum-sebelumnya yang di beritahukan melalui surat dan SMS dari PMI Lumajang.
 
Foto : Dok. Kim Desa Kertosari

Para pendonor termasuk anggota polsek Pasrujambe bapak Jaka Indraharja yang beliau juga adalah Bhabinkamtibmas desa Kertosari sangat antusias menyumbangkan darahnya, di samping dapat membantu sesama juga badan akan terasa lebih sehat. Hal ini juga bernilai ibadah yang mana mendapatkan pahala dari Allah SWT.”,  jelas anggota Polsek Pasrujambe.

(KIM-Desakertosari)
Read More

POSKESWA PELANGI KERTOSARI PEDULI ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ)

Kertosari - Poskeswa Pelangi merupakan Posyandu Kesehatan Jiwa yang peduli terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Poskeswa ini berdiri mulai bulan Januari 2018, yang di rintis oleh Yeyen Indayani Amd. Kep. (Perawat Ponkesdes Desa Kertosari) yang sekaligus pemegang program kesehatan jiwa Puskesmas Pasrujambe bersama Kader Kesehatan Jiwa (KKJ) Kecamatan Pasrujambe. 
Foto : Dok. Kim Desa Kertosari

Kegiatan ini dilakukan setiap satu bulan sekali yang bertempat di Balai Desa Kertosari dan diikuti oleh semua ODGJ sekecamatan Pasrujambe yang sudah mulai stabil kondisi kejiwaannya. Didalam kegiatan ini meliputi pemeriksaan kesehatan jiwa dan dilakukan pelatihan keterampilan membuat kebus dan keset.

Dalam acara audiensi dengan Bupati H. Toriqul Haq, M.M, Wakil Bupati Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si dan Ketua DPRD Kabupaten Lumajang H. Anang Akhmad Syaifuddin di acara Ngombe Kopi (Ngokop) Bareng Sewu Gelas, dilapangan Kecamatan Pasrujambe, sabtu (30/11/19). Yeyen Indayani menyampaikan bahwa belum ada pelatih dalam mencari potensi pada mereka (ODGJ) supaya mempunyai kegiatan sehingga tidak melamun yang menyebabkan penyakitnya kambuh, maka perlu adanya campur tangan dari Pemerintah Kabupaten Lumajang, dan selama ini yang kita lakukan hanya sebatas melatih membuat kebus dan keset.
Foto : Dok. Kim Desa Kertosari

Cak Toriq menyampaikan agar pak Camat Pasrujambe terus memantau kegiatan ini, "Sewaktu-waktu nanti saya, bunda Indah, dan Ketua DPRD akan kesana untuk melihat langsung kegiatan Poskeswa ini dan tentu ini memberikan arti pada kita semua karena memberikan pelayanan kejiwaan merupakan bagian dari keharusan kita sebagai manusia untuk sama-sama secara sosial memberikan kehormatan kepada sesama manusia".

Sementara itu, Bunda Indah menyampaikan nanti Poskeswa bisa bekerja sama dengan Dinas Sosial untuk dilatih sesuai dengan potensinya masing-masing.


(Kimdesa-kertosari)



Read More

WARGA ANTUSIAS MENGIKUTI POSBINDU PTM DESA KERTOSARI

Kertosari - SEGAR SARI ( Sehat Bugar Bersama Masyarakat Kertosari) itulah nama dari kegiatan kesehatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) Desa Kertosari. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari kamis ketiga setiap bulannya.


Kegiatan ini dimulai dari :
Meja 1 Pendaftaran,
Meja 2 Penimbangan Berat Badan (BB), Pengukuran Tinggi Badan (TB) & Lingkar Perut (LP), Pemeriksaan tekanan darah, Pemeriksaan LAB Sederhana.
Meja 3 Pencatatan
Meja 4 Pengobatan
Meja 5 Konseling.

Berikut foto-foto kegiatan Posbindu pada hari kamis 21 Nopember 2019








Di Posbindu ini selain pemeriksaan kesehatan juga ada senam dan ketrampilan sederhana seperti membuat Kemucing atau Keset. Masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini dikarenakan dengan kegiatan ini warga sangat terbantu dan senang dengan adanya program Posbindu PTM yang rutin dilaksanakan di balaidesa Kertosari karena mereka bisa memeriksakan kesehatannya dan bisa menambah ilmu tentang menjaga kesehatan dan juga dapat ketrampilan juga.

Semoga dengan selalu adanya kegiatan Posbindu PTM ini bisa menaikkan taraf kesehatan di desa Kertosari.


#Posbindu #Kertosari #Pasrujambe #Kimdesakertosari

Read More

JADWAL POSYANDU BALITA DAN SUNTIK OUTBREAK RESPONSE IMMUNIZATION DIFTERI ( ORI )


              Maraknya difteri akhir-akhir ini begitu mengkhawatirkan banyak orang. Penyakit difteri tidak mengenal umur baik anak-anak maupun orang dewasa bisa terkena bakteri ini. Oleh karena itu pihak kesehatan dan kader kesehatan desa Kertosari bersama dinas Kesehatan Kecamatan Pasrujambe akan melakukan suntik Outbreak Response Immunization Difteri ( ORI ). Ini adalah imunisasai agar masyarakat desa Kertosari terhindar dari bakteri ini. 



Berikut Jadwal Posyandu Balita dan di dalamnya ada juga kegiatan Suntik Outbreak Response Immunization ( ORI ) yang mana sasarannya adalah usia 1 tahun sampai 20 tahun kurang 1 hari.

Kamis, 14 November 2019 
Titik kumpul :

1. Posyandu Dadapan

2. SDN 1 kertosari dan TK Dadapan

3. Posyandu Krajan dan TK Paud Krajan

4. Dusun Bonpreng dan TK Bonpreng

5. SDN 2 kertosari

6. Posyandu Tesirejo dan Paud Tesirejo




Jum'at, 15 November 2019
Titik kumpul :


1. SMP N 2 Pasrujambe

2. SDN 03 kertosari

3. Posyandu Melati TK dan Paud Melati

4. Posyadu Kamboja


Semoga dengan akan dilaksanakannya Suntik ORI Difteri ini masyarakat desa Kertosari terhindar dari bakteri ORI Difteri. Dan untuk pembaca silahkan share informasi ini kepada tetangga tetangga sekitar. Terima kasih


#difteri #ORI #desakertosari
Read More

MASYARAKAT KENALI GEJALA BAKTERI DIFTERI

Bapak, Ibu Kenali Gejala Bakteri Difteri



Berikut Gejalanya :

- Demam dan Menggigil
- Batuk yang keras
- Kulit Pucat dan dingin
- Berkeringat
- Jantung berdebar cepat
- Nyeri tenggorokan dan suara serak
- Sulit bernapas atau napas yang cepat
- Pembengkakan kelenjar getah bening pada leher
- Lemas dan lelah
- Pilek

Jika mengetahui warga dengan gejala gejala diatas segera laporkan ke petugas kesehatan terdekat. Karena beberapa hari ini bakteri ini menyerang di salah satu sekolah yang ada di kota Malang.
Berikut beritanya :


Siswa dan Guru Bawa Bakteri Difteri, Sekolah Libur




Malang - Difteri jadi ancaman serius di Kota Malang. Ada dua sekolah di kota ini yang terdapat siswa dan guru positif carrier difteri atau orang yang membawa bakteri difteri setelah menjalani swab atau pemeriksaan lendir tenggorokan.

Ada 212 siswa dan 15 guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) I Kota Malang dinyatakan carrier difteri. Sedangkan di SMA Negeri 7 Kota Malang sejauh ini terdapat 42 siswa dan 20 guru positif carrier.

MIN I meliburkan kegiatan belajar mengajar selama satu minggu ke depan sejak Senin kemarin. Sedangkan di SMAN 7 pada Jumat lalu sempat libur aktivitas belajar, tapi Senin kemarin tetap masuk seperti biasa. Namun siswa dan guru wajib memakai masker.

Awal mula temuan kasus di kedua sekolah itu juga sama, berawal dari seorang siswa yang sakit. Setelah itu digelar swab dan hasilnya banyak siswa dan guru dinyatakan positif carrier difteri. Beruntungnya belum ada satu pun positif difteri.

"Belum ada yang positif, hanya dinyatakan membawa bakteri difteri. Kalau tidak ditangani dengan cepat, bisa infeksi atau positif menderita," kata Kepala MIN I, Suyanto dikonfirmasi di Malang, Rabu, 23 Oktober 2019.

MIN I meliburkan semua kegiatan selama sepekan ini, antisipasi agar penyebaran tidak meluas. Sekaligus memberi waktu bagi siswa dan guru yang positif carrier difteri untuk profilaksis atau berobat. Pengobatan sementara ini ditanggung Dinas Kesehatan.

"Jumat kami gelar fogging disinfektan untuk mencegah penyebaran bakteri itu," tutur Suyanto.

Pemeriksaan Ulang


Suyanto menuturkan, minggu depan bakal ada swab massal lagi kepada siswa dan guru di lingkungan MIN I meski sebelumnya sudah dinyatakan negatif carrier. Ini untuk memastikan kondisi kesehatan mereka.

"Nanti kalau ada yang positif lagi ya harus cepat ditangani. Sudah kami sosialisasikan ke orang tua siswa," ujar Suyanto.

Kepala SMAN 7 Kota Malang, Herlina Wahyudi mengatakan, siswa dan guru yang positif carrier difteri diberi waktu libur tambahan hingga kondisi kesehatannya pulih seperti semula. Sedangkan yang negatif tetap masuk seperti biasa.

"Semua baik itu siswa, guru dan karyawan lainnya meski negatif wajib pakai masker dan mengkonsumsi obat selama di sekolah," kata Herlina.

Ia menambahkan, swab ulang juga bakal digelar minggu depan untuk mengecek kondisi kesehatan seluruh siswa, guru dan karyawan sekolah yang sekarang ini sehat–sehat saja. Agar serangan penyakit tersebut tidak meluas.

"Harapan kami semua biaya bisa ditanggung oleh Dinas Kesehatan," tutur Herlina.

Imunisasi




MIN I Kota Malang juga bakal berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menggelar imunisasi difteri pada bulan depan. Tidak menutup kemungkinan, ada siswa yang selama ini sama sekali belum menerima imunisasi tersebut.

“Target kami bulan depan semua 100 persen harus imunisasi. Kalau sudah kan pasti tidak akan ada apa-apa,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Supranoto mengatakan, penanganan cepat berupa pemeriksaan dan pengobatan sudah dilakukan. Dinas juga berencana memberi penyuluhan ke semua sekolah untuk pencegahan.

“Agar yang sakit bisa segera sehat, tidak positif difteri. Sekaligus mencegar agar penularannya tidak meluas,” kata Suparanoto.

Dinas Kesehatan mengklaim tiap tahun selalu ada imunisasi untuk siswa kelas 1-6. Sayangnya, Supranoto lupa detil angka anak yang sudah diimunisasi difteri sampai dengan Oktober 2019 ini.

Catatan Liputan6, tiap tahun selalu ada kasus positif difteri di Kota Malang. Pada 2009, ada 39 kasus difteri dengan seorang penderita meninggal dunia. Pada 2010 ada 65 kasus, 2011 ada 42 kasus, 2012 dan 2013 ditemukan 32 kasus, 2014 ada 22 kasus.

Pada 2015, ada 17 kasus dengan seorang meninggal dunia. Kasus difteri naik di 2016 dengan 31 kasus dan dua orang meninggal dunia. Pada 2017 ada 17 kasus difteri. Namun untuk angka kasus positif difteri pada 2018 dan 2019 belum didapat.


#Difteri #carrier difteri



Sumber : liputan6

Read More

PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DESA KERTOSARI

          Rutinitas yang dilakukan oleh Kader Posyandu Kertosari yang dilakukan setiap bulan ini adalah Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), Kamling Demam Berdarah (DBD). 

          Kegiatan kali ini dilakukan di dusun Kebonan bersama Dinas Kesehatan, Dokter Sukma Atmaja, Perawat Desa Kertosari, Kader Kesehatan Posyandu, adek adek SBH Pasrujambe, Kepala Dusun, RT dan RW. Sejumlah 106 rumah sudah diperiksan dan hanya 2 rumah yang positif ada jentik. Bisa dikatakan juga 98% dari 106 rumah tersebut dinyatakan bebas dari sarang nyamuk, tapi meskipun begitu para kader kesehatan kertosari selalu mensosialisasikan dan memantau secara berkala agar hidup sehat selalu diterapkan oleh seluruh warga desa Kertosari. 

            Semoga dengan selalu rutinnya kegiatan kesehatan ini terus bisa menjaga dan meningkatkan taraf kesehatan warga desa Kertosari dan menjadi desa yang hebat, sehat, dan kreatif.


Foto-foto Kegiatan PSN :






 

#kimdesakertosari







Read More